Sabtu, 12 Januari 2013

Love Make ME STRONG

"Hai... Misssssss !!!" Sapa kelasku kepada Miss Ewin, memasuki ruangan art yang begitu besar itu dengan teriakan semangat.
"Good Marning Missss !!!" Sapa ku semangat.
"Hah... Good Marning? Morning Ribka." Canda Miss Ewin.

Dengan cepat kelasku masuk dan segera duduk di kursi kami masing2.
kali ini aku tidak bisa melaksanakan tugasku sbg ketua kelas yaitu Greeting for Teacher, karna suaraku yg sangat hilang (serak) tdk memungkinkan untk berteriak. Jadi ku gantikan dng Agatha teman "bacotanku" haha :D

Kali ini Miss Ewin memberi tugas kami untk mlnjutkan design mask kami dan membuatnya. Sangat santai ku lakukan kegiatan itu. Tapi... Mengapa tiba2 perutku ini sangat sakit dan nyeri sekali? semakin lama semakin sakit dan tak tertahankan sakitnya.

"Kenapa Rib?" Tanya teman sebelahku.
"Perut gue sakit banget Nov, kayaknya gara2 first period deh. tapi ini sakit banget gak biasanya kayak gini." Jawabku sambil menahan kesakitan perutku itu.
"Yaudah nanti ke UKS aja lho" Jawab Novita
"Enggaklah Nov, aku kuat kok>" Sambil tersenyum.

Kelasku tidak ikut break time dengan kelas2 lainnya yaitu 9:45am ,tapi nanti jam 10:30am. Jadi kami melanjutkan pelajaran Art pada saat smua klas break time.
Tiba saatnya break time tiba, aku semakin melemah untuk berjalan dari ruang Art ke Cafe. Jalanku tersendat-sendat seperti orang pincang dan di tuntun oleh birgita dan maria. sesampai di depan cafe aku menyuruh maria dan birgita untuk tidak menuntunku lagi karna aku yakin aku msih kuat dan tidak mau merepotkan mereka :)
akhirnya aku berjalan di depan mereka. Aku memasuki ruang cafe. Tiba-tiba perutku ini sakitnya luar biasa sehingga membuatku jatuh seperti orang pingsan di dekat panggung cafe itu.

"Aduh... !" Geramku.
"Ya ampun Ribka, kok bisa sampe jatuh gitu, ayo sini berdiri" Panik Birgita sambil menuntunku.
"Iya bir, udah gak papa kok." Jawabku sambil kesakitan.

akhirnya aku sampai di meja cafe dengan roti yg aku pegang. Tumben sekali aku makan rotiku sangat lambat. Mungkin karna sakitnya perutku itu. Seselsainya langsung aku pergi ke loker untuk mengambil buku mandarin.

sesampai di depan ruangan mandarin aku masih dengan tangan di perut arti tanda kesakitan yg sangat amat sakit. Kali ini mandarin di alihkan oleh Miss Inez. Entah kemana Miss Dessy hari ini. Tugas kelasku kali ini menulis hanzi dan harus selsai hari ini juga dan di kumpul. Teman2ku tidak yakin dengan kondisiku untkku menulis hanzi sampai selsai. Tapi aku memaksa diri untk tetap menyelesaikannya.
kali ini kami berkelompok. aku segrup dng Mia dan Novita.

*beberapa saat kemudian
"Yaoloh perutku sakit banget, gak kuat udahan nulis ini hanzi" Geramku
"Yaudah ke UKS aja lho, tak bilang miss inez ya?" kata Mia.
"Iya lho Rib sana ke UKS dri pada gak kuat. Liat tu muka mu udh kyk orang mati pucet banget." Kata Novita.
"Iya Nov gak papa. Ntar ya kalo aku bner2 gak kuat." kataku
"Udah lho tak anterin ke UKS. Eh jangan aku deng ntar hanziku gak selesai, wkwk." Canda Mia.
"Weh tega bener. Eh aku juga deng jangan aku yg anter ntar hanziku gak selesai." Canda Novita juga.
"Ya ampun gak ada yg nolongin, wkwk." Sempat ku tertawa dalam kesakitan.

Beberapa saat kemudian saatnya tiba keadaanku benar2 kritis, aku sudah gak kuat untk melakukan aktifitas ini lagi. Aku sudah lemah tdk ada tenaga apapun.

"Miss... Ribka sakit!" Teriak Mia
teriakan mia membuat mata teman2 satu kelas tertuju padaku.
"Ribka... Ayolah ke UKS sana, liat mukamu itu udah pucet banget, ayo sana ke UKS! ayo siapa yg mau anterin Ribka ke UKS?"
"Aku.. aku... aku... aku." teman-temanku berebut untuk mengantarku.

Tapi... Miss Inez memilih si Mia yg mengantarku, wkwk. Tapi memang dia ingin mengantarku.
Ya Tuhan kali ini mia memalu2kanku dengan bercandaannya dia itu di depan kelasku. Dia menarikku dari meja, mendorongku, menyuruhku membuka pintu sendirian, wkwk. DI CAMPAKAN PERMIRSA !!! wkwk. sudahlah aku tidak berdaya untuk memarahi mia. Toh teman2ku tertawa semua melihatku di gitukan mia. dasar mia !

*perjalanan ke UKS*
"Mi... gue kira2 di sruh pulang gak ya sama sekolah?" Tanyaku.
"Udah lho pulang aja kita gak tega liat kamu Rib sakit begini masih aja maksa skolah." Kata Mia.
"Iya sih. Tapi gue mengkhawatirkan Farid dia kesepian, dan gue gak nemenin dia lagi." Kataku sambil menahan sakit.
"Oiya ya kasian juga Farid ceweknya gak nemenin lagi. Yaudah aku aja yang nemenin. eh enggak2 brcnda, wkwk." Kata Mia 
"Yaudah Mi, misal nnti gue bner2 gak ada krna plg kermh... Gue nitip Farid ya, temenin dia plg, kasian kesepian :( , titip salam ya buat dia, bilang maaf gue gk bsa nemenin dia lagi :( " Kataku (hampir meneteskan air mata, tetapi hati ini sudah meneteskan air mata).
"Eh Rib serius?" Kata Mia dengan kaget.
"Iya gue serius, masa dia pulang sendiri lagi, gue gak mau di kesepian lagi. So... temenin ya?" Kataku.
"Hahaha, yess... yess... akhirnya aku punya pacar juga, wkwkwk." Senang Mia
"Yaelah... wkwk." Kataku.

2 jam berlalu aku di UKS, cukup lama. sudah 2 kali pak benny menawarkanku untk pulang ke rmh, tapi aku masih ragu2 dan tdk ada keinginan untk kermh. sampai2 aku gak bsa lunch time di cafe karna kondisiku yg lemah itu, berdiri saja sudah mau jatuh gimana jalan ke cafe.
Semua kelas sudah masuk ke ruangannya masing2. Keputusanku bulat untk kembali ke kelas mengikuti plajaran. baiklah pelajaran ku PHYSICS kali ini.

*masuk kelas*
Tok...tok...tok...
sekelas mengarah padaku.
"Cieeeee.... akhirnya sembuh juga. Nah gtu dong ketua kelasnya masuk." Beberapa temanku menyorakiku karna senang aku datang kembali ke kelas.
aku hanya bisa tersenyum dan segera izin ke pak arif untk ke loker ambil buku.
Akhirnya aku sedikit membaik dan bisa mengikuti plajaran physics ini.

Tidak terasa PE class tiba, teman2ku masih mengkhawatirkan kondisiku yg blm bnar2 membaik. seperti biasa aku hanya bisa berkata pasti aku kuat kok dan akan mencoba.
Dan kusangka aku dan teman2 telat ke lapangan dan Pak David memberi hukuman lari satu lari lapangan. Yah ku lakukan hal itu terpaksa tanpa ku bilang ke Pak David dng kondisiku yg lemah itu. Ku lakukan dengan tenang dan santai aktifitas itu. Puji Tuhan aku bisa melakukannya. Tapi saat aku mencoba duduk untuk istirahat....

"Aaauuu...!!!" Berteriak mengeram kesakitan.
ternyata perutku kambuh lagi.
"Disini ada yg kodisinya sedang sakit?" Tanya Pak David.
lalu aku mengacungkan tangan.
Dan kuberi penjelasan aku sakit apa ke Pak David.

Pak David bilang jika aku bner2 gak kuat, bilang ke dia dan langsung minggir dri barisan.
tapi nyatanya aku bner2 gak kuat untk join plajaran PE, aku angkat tangan dan bilang ke pak dav bhwa sakitku brtmbah.
Pak dav menyuruhku berteduh dan dia menyuruh Jacob mengambilkan minumanku. kebetulan Jacob terkena hukuman dar Pak Dav dan salah satunya melayani ku.

selama 1.5jam aku bersandar di wall climbing dng tas2 teman2ku sendirian, melihat mereka kesusahan main gelantungan di seberang sana.

Pelajaran ini pun selesai, teman2ku datang dan menyapaku. Birgita dan Vani memegang jidat dan tanganku.
"Ya ampun Ribka, badanmu panas banget ini, pasti gara2 gak lunch td siang kan?" Kata birgita panik.
"Udah bir gak papa kok :')" Kataku lembut.
"Ayo sini Rib aku tuntun." Kata Vani.

Lalu aku di tuntun oleh birgita, tasku di bawa dengan widy, botolku di bawa oleh mia. Ya Tuhan lagi2 aku merepotkan mereka :(
Sampai akhirnya mereka sangat memaksaku untk pergi ke UKS dan pulang. tetap saja aku tidak mau.
mereka menyerah memaksaku, tapi tetap menjagaku.
Ya Tuhan betapa bersyukurnya aku masih ada mereka yg memperdulikanku saat ini. :')

*PST tiba
saatnya tiba perkumpulan HOUSE GA. aku masih kuat untk melakukan aktifitas ini. dan banyak orang yg menanyakanku siang ini aku  kemana. banyak sekali dari mereka menanyakanku.

selesai HOUSE GA, aku segera ke depan loker. Tak kusangka aku di jejelin makanan oleh tman2ku karna aku siang ini tdk makan apa2. aku di umpetin di blkang loker oleh mereka untk makan snack dri mereka. Tiba2 temen2ku bilang ada Farid. Lalu ku bilang sama mereka bhwa mereka bohong. Dan ternyata benar. entah rasanya aku merasa kuat sekali mendengar nama kekasihku itu. apalagi sampe aku benar2 bertemu dng nya pasti benar2 lupa dng penyakitku ini.


Oh GOD ternyata benar aku bertemu dngnya dng kondisiku yg spt ini. Aku berbicara dengannya ku lihat matanya sejenak dia khawatir sekali dng keadaanku ini. Aku tidak ingin merepotkan dia jadi ku bilang bahwa aku sudah tdk knp2 lgi. Tapi tetep saja dia mengkhawatirkanku. Puas rasanya berbicara 4 mata dng dia :')

Ya Tuhan terima kasih telah memberiku kesempatan untk menemani dia selagi ku masih ada dan masih sempat menemaninya dalam kondisiku sebagaimana mungkin dan sebisa mungkin. Seperti yg ku janjikan kepadanya aku akan selalu menemaninya dan di sampingnya :')

Aku tidak tahu bagaimana jadinya jika aku udh gak bisa menemaninya lagi, sudah tdk ada wkt menemaninya (dalam arti sudah pergi dari kehidupan nyata ini)
akan kupakai wkt ku ini untk slalu bisa menemaninya, meskipun dia sudah tdur atau apapun. aku tetap menunggunya selagi KU BISA. I LOVE YOU :')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar