Duduk di depan kotak besi besar yang di dalam kotak itu masih terdapat kotak2 kecil lagi, yang digunakan siswa untuk menyimpan keperluan2 sekolah mereka (buku,tas,etc) sekarang sudah tidak ada lagi isi apapun di dalam sana. Aku duduk dengan panasnya terik matahari yang membuat suhu di tubuhku ini semakin panas, sehingga cairan tubuhku pun keluar sedikit demi sedikit. Melihat segerombolan siswa yang mempersiapkan diri untuk meninggalkan sekolah yang sudah digunakan untuk masa pembelajaran selama 6,5 tahun itu. Akupun mengabaikan mereka yang masih berada dalam koridor, aku hanya tinggal berdua saja dengan temanku. Ya... Aku menanti pangeranku datang menghampiriku. Hanya beberapa menit aku menantinya, lalu ia pun hadir dengan seorang temanku yang lain. Rasa hatiku ini berbeda sebelum dan sesudah bertemu dia. Setelah beberapa senjang kami tidak bertemu, moment itulah kami bertemu. Aku ingin memberi tahunya pada saat itu, bahwa... Aku Rindu Padamu :') (dalam hati ku berkata).
Aku hanya bisa malu2 jika bertemu dengan pangeranku itu. Entah bagaimana bisa aku seperti itu. Padahal kami sering bertemu, hehe. Lalu kami berduapun akhirnya jalan berdua menuju tempat dimana itulah gerbang perpisahan kami, tetapi kami melewati beberapa tempat sebelum kami berpisah di tempat itu.
Akupun sekarang di sampingmu dan aku sekarang memang benar2 mendampingimu. Perasaanku yang sangat bahagia ketika di sampingmu, itu saja sudah cukup membuatku sangat bahagia. Apalagi sampai membuatmu tersenyum dan tertawa karna ku. Aku hanya ingin kamu tahu, bahwa inilah aku yang memang benar2 mencintaimu dan menyayangimu :')
Aku benar2 yakin hatiku ini hanya memilih hatimu dan kamu sebagai pendampingku. Tidak perlu kamu khawatir bahwa perasaan ini akan mudah pudar untuk hati lain. Aku bahkan yang sangat takut untuk kehilangan kamu, meninggalkanku sendiri di sini. Aku takut tidak bisa menjagamu, sama seperti apa yang sudah pernah aku lakukan di masa sebelumnya. Bahkan, aku tidak pernah memikirkan perasaanku sendiri, hatiku sendiri bagaimana nantinya akan tersakiti atau apalah itu yang membuat sesek. Aku hanya memikirkan bagaimana perasaanmu saat ini,hari ini,etc.
Setelah langkah demi langkah kami lewati sepanjang koridor sekolah, akhirnya kamipun hampir tiba di gerbang itu, tetapi kami memuaskan diri kami duduk berdua di balkon koridor terakhir sekolah kami. Aku duduk di sampingnya, menemaninya, hingga aku membuatmu tertawa. Bangganya diriku memiliki kamu. I LOVE YOU #F
Tidak ada komentar:
Posting Komentar